Ember jaring anoda titanium untuk pengolahan limbah

Teknologi pengolahan air limbah meliputi sedimentasi, filtrasi, flokulasi, biodegradasi, oksidasi elektrolitik dan metode lainnya. Saat mengolah air limbah dengan elektrolisis, elektroda tidak hanya berperan sebagai transmisi arus, tetapi juga mengkatalisis oksidasi dan degradasi bahan organik, dan tidak akan menyebabkan polusi sekunder. Ini disebut teknologi pengolahan air hijau. Untuk air limbah yang tidak dapat diolah dengan biodegradasi, oksidasi elektrolitik seringkali mempunyai efek yang signifikan. Oleh karena itu, teknologi pengolahan air elektrolitik telah menjadi pusat penelitian dalam teknologi pengolahan air dan semakin banyak digunakan. Prinsip dasar teknologi pengolahan air elektrolitik adalah membuat polutan mengalami reaksi elektrokimia langsung atau transformasi elektrokimia tidak langsung pada elektroda, yaitu elektrolisis langsung atau elektrolisis tidak langsung.
(1) Elektrolisis langsung Elektrolisis langsung mengacu pada penghilangan polutan dari air limbah melalui oksidasi atau reduksi langsung pada elektroda. Elektrolisis langsung dapat dibagi menjadi proses anodik dan proses katodik. Proses anodik adalah polutan dioksidasi pada permukaan anoda dan diubah menjadi zat yang kurang beracun atau zat yang mudah terurai secara hayati, atau bahkan bahan organik anorganik, sehingga mencapai tujuan untuk mengurangi dan menghilangkan polutan. Proses katoda adalah proses mereduksi polutan pada permukaan katoda dan menghilangkannya. Hal ini terutama digunakan untuk reduksi dan dehalogenasi hidrokarbon terhalogenasi dan pemulihan logam berat.
(2) Elektrolisis tidak langsung Elektrolisis tidak langsung mengacu pada penggunaan zat redoks yang dihasilkan secara elektrokimia sebagai reaktan atau katalis untuk mengubah polutan menjadi zat yang kurang beracun. Elektrolisis tidak langsung dibagi menjadi proses reversibel dan ireversibel. Proses reversibel (oksidasi elektrokimia yang dimediasi) mengacu pada regenerasi elektrokimia dan daur ulang zat redoks selama proses elektrolisis. Proses ireversibel mengacu pada penggunaan zat yang dihasilkan oleh reaksi elektrokimia ireversibel, seperti garam asam pengoksidasi kuat, subasam, H2O2 dan O3, untuk mengoksidasi bahan organik. Reaksi elektrokimia juga dapat digunakan untuk menghasilkan zat antara yang mengoksidasi kuat, termasuk elektron terlarut, HO, HO2, O2- dan radikal bebas lainnya.
Teknologi baru elektrolisis untuk pengolahan air memiliki keunggulan tidak perlu menambahkan bahan kimia, ukuran peralatan kecil, tapak kecil, dan tidak ada polusi sekunder. Telah digunakan untuk mengolah air limbah yang mengandung hidrokarbon, alkohol, aldehida, eter, dan polutan organik lainnya. Penghapusan COD terutama bergantung pada reaksi oksidasi pada permukaan anoda, yang secara langsung mengoksidasi dan mendegradasi bahan organik pada permukaan anoda, sehingga bahan organik dalam limbah secara langsung atau tidak langsung diubah menjadi CO2 dan air melalui konversi elektrokimia. Potensial anoda harus lebih tinggi daripada potensi bahan organik, sehingga dua reaksi yang bersaing yaitu oksidasi organik dan evolusi oksigen dilakukan di anoda. Bentuk anoda meliputi pelat, tabung, jaring, dan bentuk lain yang dapat dipilih pengguna, dan kualitasnya dapat diandalkan. Matriks titanium dapat digunakan kembali.
Aplikasi yang berhasil: air limbah pelapisan listrik, air limbah kokas, air limbah organik, air limbah, air limbah pencetakan dan pencelupan, lindi sampah, limbah tinja, air limbah berminyak, air limbah, air injeksi ulang ladang minyak, air limbah pemulihan logam, limbah, pengolahan air limbah katering, dll. Mengadopsi perlindungan lingkungan hijau teknologi baru-elektrolisis elektrokatalitik.
Perusahaan: Baoji Dynamic Trading Co., Ltd
Negara: Tiongkok
Tambahkan: Jalan Baoti, Jintai, kota Baoji, Shaanxi, Cina
Telepon:+86 18391896637(WHATSAPP)/18391894207
Gmail:alisa@jmyunti.com
Situs web: www.jm-titanium.com





